Contact Details
-
Public Email
-
Yahoo!
-
GTalk
Dodi Esvandi
Depok Jawa Barat
Terlahir dengan nama Dodi Esvandi, dari rahim seorang ibu bernama Ellywarny, dan ayah bernama Hasrim Ahmad. Dilahirkan di sebuah kota kecil di antara kaki Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Kota sejuk nan indah bernama Bukittinggi.
Selama hampir 18 tahun menghabiskan masa kecil di kota kelahiran salah seorang proklamator itu, hingga kemudian menyelesaikan pendidikan SMA di kota Jam Gadang tersebut.
Selepas itu merantau ke arah selatan, ke sebuah kota lain di pinggir Samudra Hindia, dan mengecap bangku kuliah di Jurusan Ilmu Politik Universitas Andalas selama tujuh tahun.
Selama di bangku perkuliahan inilah mulai belajar mengenai banyak hal. Tak hanya politik, termasuk belajar menjadi penulis, walaupun masih penulis "kelas kacangan".
Selama tujuh tahun itu pula sibuk dengan berbagai aktivitas di luar kampus, sebagai penambah pengalaman, juga dilakukan, termasuk menjadi reporter di sebuah radio lokal, dan beberapa kali menjadi surveyor untuk beberapa proyek penelitian.
Akhirnya..., setelah lulus dari bangku kuliah pada 2006 silam, memutuskan untuk merantau ke Tanah Jawa, hingga akhirnya sekarang terdampar di sebuah kota di pinggiran Ibukota, sebuah kota yang kental dengan kebudayaan Betawi, di provinsi yang dominan diisi etnis Sunda.
Mulai Februari 2007, memulai petualangan baru sebagai reporter di Harian Monitor Depok (saat itu masih tergabung dalam Bisnis Indonesia Grup).
Kemudian pada April 2009, seiring dengan pergantian pemilik saham di koran tersebut, diangkat sebagai redaktur di koran yang sama.
Beberapa kali pernah terpilih mengikuti pelatihan maupun lokakarya tentang jurnalistik.
Desember 2009 terpilih sebagai salah seorang peserta pelatihan Investigasi Korupsi yang diselenggarakan AJI Jakarta dan Yayasan Tifa di Jakarta.
Kemudian pada Juni 2010 terpilih sebagai peserta pelatihan tentang Kode Etik Jurnalistik yang digelar oleh Dewan Pers dan Lembaga Pers Dr Soetomo, yang dilaksanakan di Bogor.